Flag Counter

free counters
Free counters

Advertise

Select a Languange

Jumat, 13 Januari 2012

Ini dia Pesawat pertama di Indonesia

Versi Asli di TMII
Versi Replika di Banda Aceh
Dakota RI001 Seulawah merupakan pesawat pertama di Indonesia sumbangan rakyat Aceh seharga 20 kg emas. Pesawat Dakota RI-001 Seulawah ini adalah cikal bakal berdirinya perusahaan penerbangan niaga pertama, Indonesian Airways. Pesawat ini sangat besar jasanya dalam perjuangan awal pembentukan negara Indonesia.

Pesawat Dakota DC-3 Seulawah ini memiliki panjang badan 19,66 meter dan rentang sayap 28.96 meter, ditenagai dua mesin Pratt & Whitney berbobot 8.030 kg serta mampu terbang dengan kecepatan maksimum 346 km/jam.



KSAU Laksamana Udara Soerjadi Soerjadarma memprakarsai pembelian pesawat angkut. Biro Rencana dan Propaganda TNI-AU yang dipimpin oleh OU II Wiweko Supono dan dibantu oleh OMU II Nurtanio Pringgoadisuryo dipercaya sebagai pelaksana ide tersebut.

Biro tersebut kemudian menyiapkan sekira 25 model pesawat Dakota. Kemudian, Kepala Biro Propaganda TNI AU, OMU I J. Salatun ditugaskan mengikuti Presiden Soekarno ke Sumatra dalam rangka mencari dana.

Pada tanggal 16 Juni 1948 di Hotel Kutaraja, Presiden Soekarno berhasil membangkitkan patriotisme rakyat Aceh. Melalui sebuah kepanitiaan yang diketuai Djuned Yusuf dan Said Muhammad Alhabsji, berhasil dikumpulkan sumbangan dari rakyat Aceh setara dengan 20 kg emas.

Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli sebuah pesawat Dakota dan menjadi pesawat angkut pertama yang dimiliki bangsa Indonesia. Pesawat Dakota sumbangan dari rakyat Aceh itu kemudian diberi nama Dakota RI-001 Seulawah. Seulawah sendiri berarti "Gunung Emas".

Kehadiran Dakota RI-001 Seulawah mendorong dibukanya jalur penerbangan Jawa-Sumatra, bahkan hingga ke luar negeri. Pada bulan November 1948, Wakil Presiden Mohammad Hatta mengadakan perjalanan keliling Sumatra dengan rute Maguwo-Jambi-Payakumbuh-Kutaraja-Payakumbuh-Maguwo.

Di Kutaraja, pesawat tersebut digunakan joy flight bagi para pemuka rakyat Aceh dan penyebaran pamflet. Pada tanggal 4 Desember 1948 pesawat digunakan untuk mengangkut kadet ALRI dari Payakumbuh ke Kutaraja, serta untuk pemotretan udara di atas Gunung Merapi.

Pada awal Desember 1948 pesawat Dakota RI-001 Seulawah bertolak dari Lanud Maguwo-Kutaraja dan pada tanggal 6 Desember 1948 bertolak menuju Kalkuta, India. Pesawat diawaki Kapten Pilot J. Maupin, Kopilot OU III Sutardjo Sigit, juru radio Adisumarmo, dan juru mesin Caesselberry. Perjalanan ke Kalkuta adalah untuk melakukan perawatan berkala. Ketika terjadi Agresi Militer Belanda II, Dakota RI-001 Seulawah tidak bisa kembali ke tanah air. Atas prakarsa Wiweko Supono, dengan modal Dakota RI-001 Seulawah itulah, maka didirikanlah perusahaan penerbangan niaga pertama, Indonesian Airways, dengan kantor di Birma (kini Myanmar).

Pesawwat Terkecil di Dunia

Inilah pesawat terkecil di dunia, dinamakan pesawat Bumblebee, hanya muat untuk satu orang saja dan bentangan sayapnya cuma 1,68 meter, dan panjangnya 2,7 meter.
Pesawat ini dibuat oleh Robert H. Starr, di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat. Ternyata pembuatan pesawat ini memang khusus untuk memecahkan rekor pesawat terkecil, jadi tidak dijual untuk umum. Pesawat ini pertama kali terbang tanggal 8 Mei 1988.

Minggu, 08 Januari 2012

Foto Dan Video Bandara Luar Angkasa Pertama di Dunia

-Virgin Galactic membuat bandara peberbangan komersil ke luar angkasa yang pertama. Bandara ini dibuat di situs bandara Amerika Serikat (AS) di Las Cruces, New Mexico.

Bandara seluas 7 km persegi ini merupakan markas perusahaan itu dan menjadi bisnis terambisius yang ada saat ini. Hingga kini proses pembuatan bandara itu telah mencapai 90% dan akan siap untuk penerbangan pertama pada 2013.Bandara ini memiliki terminal hangar bergaya futuristik dan Pusat Operasi Luar Angkasa berbentuk kubah. Menurut juru bicara perusahaan ini, bandara ini akan selesai pada akhir tahun bertepatan penerbangan pertama Virgin Galactic di 2013.
Direktur Eksekutif Christine Anderson mengatakan, "Bandara ini seperti kota kecil di tengah gurun".
Namun, Spaceport America ini belum memiliki tanggal pasti operasinya.
Dan berikut ini videonya:

Sumber: inilah.com

Sabtu, 07 Januari 2012

Airbus A320neo

Merupakan pesawat yang paling sedikit memakai bahan bakar, dengan penghematan mencapai 15 %. Tak heran pesawat ini memegang rekor penjualan tercepat dalam sejarah industri penerbangan.

Bombardier C series

Ini adalah pesawat buatan Kanada yang tercanggih yang berusaha mencuri pangsa pasar Boeing atau Airbus dalam penjualan pesawat berbadan sempit. Pesawat ini menawarkan pemakaian bahan bakar yang efisien. Setelah sempat setahun sama sekali tanpa orderan, pada hari pertama Paris Air Show 2011, Bombardier mampu menjual 10 pesawat pada sebuah maskapai penerbangan tak dikenal, kemudian maskapai Korean Airways juga membeli 10 buah pesawat mereka.

Boeing 747-8

Merupakan saingan terbesar pesawat Airbus A380, dan menjadi pesawat terbesar di dunia saat ini. Selain ukurannya yang besar, pesawat ini memiliki desain ruangan dalam pesawat yang menyerupai pesawat eksekutif pribadi.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes